Mahasiswa KKN Berdayakan Pemuda dengan Pembentukan IRMAS di Masjid Daruttaubah
Langgongsari – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap berhasil menginisiasi pembentukan Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) di Masjid Darut Taubah, Langgongsari. Inisiatif ini muncul setelah observasi bahwa sebelumnya belum ada kegiatan aktif bagi remaja di masjid tersebut.

Fauzan, koordinator KKN, menjelaskan latar belakang pembentukan IRMAS, “Kami melihat bahwa Masjid Darut Taubah selama ini hanya digunakan untuk sholat lima waktu, dan itu pun kebanyakan dihadiri oleh orang tua. Partisipasi anak-anak dan remaja dalam kegiatan masjid masih sangat kurang. Kami berharap dengan pembentukan IRMAS ini, pemuda-pemudi di sini akan lebih aktif karena mereka memiliki tanggung jawab sebagai bagian dari ikatan remaja masjid.”
Respon positif ditunjukkan oleh pemuda-pemudi setempat. Dalam acara pembentukan IRMAS yang diadakan oleh tim KKN, antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang hadir. “Alhamdulillah, kami sangat senang dengan sambutan hangat dari para pemuda-pemudi di sini. Kehadiran mereka menunjukkan minat yang besar untuk berkontribusi dalam kegiatan masjid,” ujar Fauzan.
Hasil dari pertemuan tersebut adalah terbentuknya struktur kepengurusan IRMAS Masjid Darut Taubah. Selain itu, beberapa pemuda yang tergabung dalam IRMAS juga telah ditunjuk untuk mengelola website masjid yang sebelumnya telah dikembangkan oleh tim KKN.
Gus Fadil, Selaku Penasihat IRMAS , menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat mengapresiasi upaya mahasiswa KKN dalam memberdayakan pemuda-pemudi di sekitar masjid. Semoga dengan adanya IRMAS ini, Masjid Darut Taubah bisa menjadi lebih hidup dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” tuturnya.
Pembentukan IRMAS ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan peran aktif remaja dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan Masjid Darut Taubah. Selain itu, keterlibatan pemuda dalam pengelolaan website masjid juga.


